Efek Jangka Pendek dan Panjang Merokok

Efek Jangka Pendek dan Panjang Merokok
Efek Jangka Pendek dan Panjang Merokok | Siapa yang tak kenal rokok ? Rokok sudah mendunia dan menjadi salah satu produk yang paling laris manis di pasaran. Walaupun sudah ada larangan merokok dan ada peringatan bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan, tetapi tetap saja para perokok tidak memperdulikannya. Rokok sudah menjadi candu bagi peminatnya. Walaupun terdapat efek jangka pendek dan jangka panjang dari merokok yang menghantui, tetap saja rokok menjadi primadona dan laris di pasaran.

Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan kanker paru-paru, pembuluh darah, kanker osefagus, kanker laring, kanker rongga mulut, bronkhitis, impotensi, tekanan darah tinggi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.

Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga menghisap lebih dari 4.000 macam racun. Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita pungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.

Berikut ini adalah efek jangka pendek yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok :

1. Nafas bau

Merokok dapat menyebabkan nafas bau. Asap rokok yang dihirup dapat meninggalkan kesan bau yang sulit hilang.

2. Gigi berbercak

Cara membedakan seseorang yang merokok dengan yang bukan perokok dapat dilihat dari giginya. Biasanya gigi perokok cenderung berwarna kuning atau bahkan menghitam. Hal ini disebabkan karena asap rokok yang keluar masuk mulut dan terus-menerus terkena gigi.

3. Sirkulasi darah yang buruk

Sel darah merah berfungsi untuk mengangkut oksigen dan mengalirkannya ke seluruh tubuh. Pada perokok, oksigen digantikan oleh asap rokok, sehingga pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh menjadi terhambat

4. Batuk

Asap rokok dapat membuat batuk, tidak hanya perokok aktif, tetapi juga bagi perokok pasif. Jika terus dibiarkan, tentunya akan menimbulkan masalah yang lebih besar.

5. Jari berwarna kuning

Karena zat aditif yang terdapat dalam rokok akan menimbulkan bekas warna kuning. Warna kuning akibat rokok tidak hanya akan menempel di jari, tetapi juga gigi, mulut dan pakaian.

Efek jangka panjang merokok :

1. Kanker paru-paru

Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.

2. Penyakit jantung

Seseorang yang merokok bisa mengidap penyakit jantung koroner. Penyakit itu merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Ketahuilah bahwa perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Semakin banyak rokok yang Anda isap, semakin besar pula kesempatan mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

3. Gangguan janin

Bagi para wanita yang merokok, ketahuilah bahwa merokok bisa berakibat buruk pada kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan. Selain itu, merokok juga bisa membuat Anda mengalami  kemandulan, bayi lahir dengan berat badan rendah, keguguran, kematian janin dan sindrom kematian mendadak bayi.

4. Masih banyak penyakit lain yang disebabkan dari rokok seperti hipertensi, gangguan pernapasan, kerusakan indra pengecap dan membuat rambut rontok.


Baca juga artikel sebelumnya detoks dengan sayuran

Previous
Next Post »